Perang Itu Telah Berakhir, SaatNya Membangun Dharmasraya.

Kepada ibu Annisa Suci Ramadhani & Leli Arni awk sampaikan alasan satu2nya tntg perbedaaan sikap politik awk saat pilkada 2024, bahwa :
"Hati nurani wk menolak ketika disuruh memilih tanpa diberi pilihan, hanya itu".

Namun tentu, feedback diskusi akan membuka ruang cerita atas sikap & strategi politik diantara keduanya.

Alhamdulillah,, kita menemukan pemahaman yg sama terkait dg perbedaan sikap tsb.

Lalu bersepakat utk menjadikan bilik TPS sbg batas akhir thd perbedaan itu.

Pemahaman n persepakatan inilah yg selalu awak sampaikan kepada kawan2 seperjuangan, bahwa :
"Perang telah berakhir semenjak berada dibalik TPS, suka tak suka, mau tak mau, setuju atau tidak setuju, Annisa Suci Ramadhani - Leli Arni tetap akan menjadi bupati n wakil Bupati kita".

Maka, apapun yg menjadi keputusan terbaik utk Dharmasraya, kita wajib dukung.

Meski demikian, sebagian kecil diantara kawan2, masih belum meletakkan senjata perang hingga saat ini.

Dan awak sangat memahami, bahwa pelaku perang akan memanfaatkan celah sekecil apapun, utk menjadi sasaran peluru yg berada didalam senjatanya.
Potango awk sobuik k Sogi Ikyanji, mamak wk Mulya Sakato Pliang n yg lainnyo, bahwa :
"Setiap manusia pasti memiliki kesalahan, begitupun juga dg bupati.
Thd kesalahan itu, harus ada yg mengambil peran sbg pengingat sperti Uda Yanche Yanche n Tito Elfajar 

Namun kita harus memahami bahwa peran tsb akan dilakoni oleh dua karakter berbeda, yaitu antara 'PEMBENCI & PENGKRITIK'.

Maka biarkan dia mengkritik kebijakan bupati, jika kritikan itu akan berdampak baik utk Dharmasraya.

Namun jika sekiranya peran tsb dilakoni oleh sang pembenci yg mungkin berdampak buruk thd pemerintahan, maka ayo kita kembali perangi bersama2.

0 Response to "Perang Itu Telah Berakhir, SaatNya Membangun Dharmasraya."

Posting Komentar